Untuk mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan Universitas Tadulako yang ingin melaporkan gangguan layanan TI.
Anda tidak perlu membuat akun.
Semua laporan masuk lewat halaman ini. UPA TIK tidak lagi melayani pelaporan dengan datang ke meja atau menelepon. Yang berubah hanya cara melapornya — bukan siapa yang menangani, dan bukan seberapa cepat.
Alasannya: laporan yang diucapkan di meja tidak punya nomor, tidak punya tenggat, dan tidak terhitung di rekap bulanan. Laporan yang dikirim di sini punya ketiganya sejak detik pertama.
Yang bisa dilaporkan ke sini
| Jenis | Contoh |
|---|---|
| Jaringan & internet | WiFi tidak terhubung, internet lambat, kabel LAN mati |
| Aplikasi layanan | Siga8, Remunera, Admission, KlikPresensi, SPC, Wisuda |
| Website | Halaman profil fakultas tidak terbuka, isi tidak dapat diperbarui |
| Server & email | Email kampus bermasalah, layanan tidak dapat diakses |
| Akun & akses | Lupa kata sandi layanan kampus, akun terkunci |
Bukan urusan UPA TIK: kerusakan perangkat pribadi, urusan akademik non-TI, dan permintaan yang harus lewat unit lain. Laporan semacam itu akan ditolak saat ditinjau, beserta keterangannya.
Melapor: empat langkah
1. Buka halamannya
Buka /lapor di alamat DeskOn UPA TIK.
Di bagian atas setiap halaman ada tiga menu: Panduan (halaman yang sedang Anda baca), Lacak laporan, dan Masuk staf. Panduan ini dapat dibuka kapan saja tanpa mengganggu form laporan.

Halaman awal pada jam kerja (DeskOn, tampilan terang)
Perhatikan nama di pojok kiri atas:
- DeskOn (tampilan terang) — ada petugas yang menangani sekarang
- DeskOff (tampilan gelap) — di luar jam kerja
Saat DeskOff, akan muncul pemberitahuan kuning. Anda tetap boleh mengirim laporan — laporannya tersimpan dan akan ditinjau pada jam kerja berikutnya, yang disebutkan lengkap dengan harinya.

Halaman yang sama di luar jam kerja (DeskOff, tampilan gelap) — laporan tetap dapat dikirim
2. Verifikasi alamat email Anda
Masukkan alamat email, lalu klik Kirim tautan verifikasi.
Buka email yang masuk dan klik tautannya. Form laporan akan langsung terbuka.
Kenapa harus begini? Agar laporan tidak dapat dikirim atas nama alamat orang lain. Seluruh kabar perkembangan tiket dikirim ke alamat ini — jadi ia harus benar-benar milik Anda.
Ketentuan tautannya:
- Berlaku 60 menit
- Hanya dapat dipakai satu kali
- Setelah diklik, Anda punya 2 jam untuk mengisi form
- Satu kali verifikasi dapat dipakai untuk 3 laporan
Emailnya tidak sampai? Periksa folder spam. Email dari sistem kampus kadang butuh beberapa menit. Bila tetap tidak ada, gunakan tombol Kirim ulang tautan.
Masih gagal juga? Kirim laporan Anda lewat email ke alamat helpdesk UPA TIK, lengkap dengan nama, NIM/NIP, dan penjelasan masalahnya. Petugas akan mencatatkannya untuk Anda. Ini jalur bantuan, bukan jalur pelaporan biasa — gunakan hanya bila form web benar-benar tidak dapat Anda pakai.
3. Isi formnya
Alamat email sudah terkunci pada yang barusan Anda verifikasi.
Identitas — nama, NIM/NIP, fakultas, program studi atau unit kerja. Isian ini yang membuat petugas dapat menghubungi Anda, dan menjadi dasar rekap gangguan per fakultas. Isi dengan benar.
Jenis masalah — pilih yang paling mendekati. Kalau ragu, pilih yang paling masuk akal; petugas akan membetulkannya saat meninjau. Salah pilih tidak membuat laporan Anda ditolak.
Judul dan penjelasan — di sinilah laporan Anda ditangani cepat atau lambat. Bandingkan:
❌ "Internet mati"
✅ "WiFi eduroam di Gedung Kuliah Bersama lantai 2 tidak dapat terhubung sejak pukul 08.00. Sudah dicoba lupakan jaringan dan sambung ulang, tetap diminta kata sandi berulang. Perangkat lain di ruang yang sama juga bermasalah."
Yang paling menolong: sejak kapan, di mana, apa yang sudah dicoba, dan apakah orang lain mengalami hal sama.
Lokasi — gedung dan nomor ruangan. Untuk gangguan jaringan, ini menentukan apakah teknisi datang ke tempat yang benar.
Lampiran — foto layar sangat membantu, terutama untuk pesan galat. Maksimal 3 berkas, masing-masing 5 MB.
4. Kirim
Anda akan menerima nomor tiket — contoh TIK-2026-000123 — beserta
tautan untuk memantau perkembangannya. Nomor yang sama juga dikirim ke email.
Simpan nomor itu. Ia dipakai untuk apa pun yang berhubungan dengan laporan Anda nanti.
Memantau perkembangan
Cara termudah: tautan dari email
Email konfirmasi berisi tautan langsung. Klik, dan status laporan langsung tampil. Tidak perlu memasukkan apa pun.
Kalau emailnya hilang
Buka Lacak laporan di bagian atas halaman, lalu masukkan:
- Nomor tiket —
TIK-2026-000123 - Email atau nomor WhatsApp yang Anda pakai saat melapor
Keduanya harus cocok. Nomor tiket saja tidak cukup — nomornya berurutan dan mudah ditebak, dan tanpa syarat kedua ini laporan Anda dapat dibuka orang lain yang kebetulan menebak angkanya.

Halaman Lacak laporan — nomor tiket dan kontak harus cocok keduanya
Nomor tiket boleh ditulis apa adanya (TIK-2026-000123), huruf kecil, atau
bahkan tanpa tanda hubung (2026000123). Nomor WhatsApp boleh 0812…,
+62 812…, atau 62812….
Bila salah, pesannya selalu sama — "Laporan tidak ditemukan" — baik karena nomornya keliru maupun kontaknya tidak cocok. Itu disengaja: pesan yang membedakan keduanya akan berubah menjadi alat menebak nomor tiket orang lain.
Kabar yang Anda terima lewat email
Lima kali, tidak lebih:
| Kapan | Isinya | Yang perlu Anda lakukan |
|---|---|---|
| Laporan diterima | Nomor tiket dan tautan pantau | Simpan tautannya |
| Mulai dikerjakan | Divisi mana yang menangani | — |
| Butuh informasi | Pertanyaan dari petugas | Jawab di halaman Lacak |
| Pekerjaan selesai | Ringkasan penyelesaian | Konfirmasi di halaman Lacak |
| Ditutup | Ringkasan akhir | — |
Membalas email tidak masuk ke sistem. Setiap email membawa tautan ke halaman Lacak — di sanalah Anda menjawab, mengonfirmasi, dan meminta laporan dibuka kembali. Bukan dengan membalas emailnya.
Yang dapat Anda lakukan di halaman Lacak
Halaman Lacak bukan sekadar tempat melihat status. Tiga hal diselesaikan di sana — ketiganya dulu hanya bisa lewat meja atau telepon.
Sebelum tombolnya muncul
Anda diminta memasukkan email atau nomor WhatsApp yang Anda pakai saat melapor, satu kali. Ini bukan pendaftaran akun.
Alasannya: tautan Lacak ada di email Anda, dan email bisa terbuka di komputer bersama, terkirim ulang, atau terbaca orang lain. Melihat status laporan dengan tautan itu saja tidak berbahaya — tetapi menutup laporan atau menjawab atas nama Anda jelas berbahaya. Karena itu mengubah sesuatu menuntut satu bukti tambahan yang hanya Anda tahu.
1. Menjawab pertanyaan petugas
Saat status laporan menjadi "Menunggu jawaban Anda", pertanyaan petugas muncul di bagian atas halaman beserta kotak jawabannya.
Selama menunggu jawaban Anda, hitungan tenggat dihentikan — laporan Anda tidak dianggap terlambat karena menunggu Anda.
Tulis jawabannya sedapat mungkin lengkap. Pertanyaan yang harus ditanyakan dua kali menambah beberapa hari pada penanganan.
2. Mengonfirmasi hasil
Setelah pekerjaan selesai, Anda menerima email berisi ringkasan penyelesaian dan diminta memastikannya. Di halaman Lacak ada dua tombol:
| Tombol | Yang terjadi |
|---|---|
| Sudah beres, tutup laporan | Laporan ditutup. Anda menerima email ringkasan akhir |
| Belum selesai | Laporan langsung kembali dikerjakan divisi. Wajib menyertakan keterangan singkat |
Menekan Belum selesai bukan komplain dan tidak merugikan siapa pun — justru itulah gunanya langkah ini. Laporan yang ditutup padahal belum beres akan dilaporkan lagi beberapa hari kemudian, dan waktu semua orang terbuang.
Bila tidak ada kabar dari Anda dalam 3 hari kerja, laporan ditutup dengan sendirinya beserta catatan bahwa konfirmasinya tidak pernah diterima.
3. Meminta laporan dibuka kembali
Dalam 7 hari setelah laporan ditutup, tombol Minta dibuka kembali tersedia di halaman Lacak. Jelaskan singkat apa yang masih bermasalah.
Permintaan Anda ditinjau petugas helpdesk lebih dulu — laporan tidak langsung terbuka sendiri. Satu permintaan per laporan.
Lewat dari 7 hari, kirim laporan baru dan sebutkan nomor tiket lama Anda.
Yang tidak akan Anda lihat, dan itu memang disengaja
Halaman pantau menampilkan status, garis waktu, dan ringkasan penyelesaian. Tidak menampilkan nama teknisi, catatan internal antar-staf, maupun ringkasan teknis divisi.
Ringkasan yang Anda terima selalu ditulis ulang petugas helpdesk ke dalam bahasa yang dapat dipahami. Anda tidak akan menerima kalimat seperti "restart service nginx di node-02" — yang Anda terima: "Layanan sudah dinyalakan kembali, silakan coba lagi."
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa lama laporan saya ditangani? Bergantung tingkat gangguannya. Laporan ditinjau petugas dalam 2 jam kerja sejak masuk. Penyelesaiannya sendiri punya target berbeda-beda — gangguan kritis lebih cepat daripada permintaan biasa. Jam di luar waktu kerja tidak dihitung: laporan Jumat sore dilanjutkan Senin pagi.
Statusnya "Menunggu jawaban Anda", apa maksudnya? Petugas menitipkan pertanyaan untuk Anda. Pertanyaannya ada di halaman Lacak, beserta kotak jawabannya — tautannya dikirim ke email Anda. Selama menunggu jawaban Anda, hitungan tenggat dihentikan, jadi laporan Anda tidak dianggap terlambat.
Laporan saya ditutup tapi masalahnya belum selesai. Buka halaman Lacak dan tekan Minta dibuka kembali dalam 7 hari setelah ditutup. Lewat dari itu, kirim laporan baru dan sebutkan nomor tiket lama.
Saya salah kirim / ingin membatalkan. Tidak ada tombol pembatalan, dan itu disengaja — laporan yang sudah masuk menjadi bagian dari catatan. Yang terjadi: laporan salah kirim, duplikat, atau di luar wewenang UPA TIK akan ditolak petugas saat ditinjau, beserta keterangannya. Anda tidak perlu melakukan apa pun. Bila laporannya sudah telanjur dikerjakan dan Anda ingin menghentikannya, sampaikan lewat kotak jawaban saat petugas bertanya.
Bisakah melapor lewat WhatsApp atau telepon saja? Tidak. Semua laporan masuk lewat form web. Yang diucapkan lewat telepon tidak punya nomor tiket, tidak punya tenggat, dan tidak muncul di rekap — sehingga tidak ada yang dapat memastikan ia ditangani. Mengisi form membutuhkan waktu lebih lama satu-dua menit, dan menukarnya dengan kepastian.
Gangguannya darurat, tidak bisa menunggu jam kerja. Tetap kirim laporannya di sini lebih dulu agar tercatat dan mendapat nomor tiket — ini butuh kurang dari dua menit. Lalu tempuh jalur eskalasi darurat yang berlaku di fakultas atau unit kerja Anda. Jalur darurat itu milik unit Anda, bukan milik UPA TIK, dan berjalan di luar aplikasi ini.
Kenapa tampilannya kadang gelap kadang terang? Terang berarti ada petugas yang menangani sekarang, gelap berarti di luar jam kerja. Bukan pengaturan yang salah. Form tetap dapat diisi keduanya.